Postingan

Buku Filsafat islam

Gambar
  Judul: Filsafat Islam Telaah Kritis terhadap Epistemologi, Ontologi, dan Aksiologi dalam Tradisi Intelektual Islam Penulis: Dr. Muhammad Nur Fadli, M.A. Penerbit: Nur Ilmu Publishing Tahun Terbit: 2025 Ukuran: 15,5 × 23 cm Jumlah Halaman: 256 halaman A.ide pokok buku  Buku ini membahas hakikat filsafat Islam sebagai cara berpikir rasional yang tetap berlandaskan ajaran Al-Qur'an dan Hadis. Penulis menjelaskan bahwa filsafat Islam tidak hanya mempelajari teori tentang kehidupan, tetapi juga berusaha mencari kebenaran melalui perpaduan antara akal, wahyu, dan pengalaman manusia. Pokok pembahasan buku meliputi tiga aspek utama, yaitu: Epistemologi, yang menjelaskan sumber pengetahuan dalam Islam berasal dari wahyu, akal, dan pengalaman inderawi. Ontologi, yang mengkaji hakikat keberadaan Allah, manusia, alam semesta, serta hubungan di antara ketiganya. Aksiologi, yang membahas tujuan ilmu pengetahuan dan bagaimana ilmu harus digunakan untuk kemaslahatan umat serta mendekatkan m...

Joget viral anak² sekolah yang membuat generasi menjadi hancur

Gambar
  1. Dari Segi Budaya Budaya lokal dan tradisi dapat semakin kurang diminati jika generasi muda lebih fokus mengikuti tren yang datang silih berganti. Sebagian konten lebih menonjolkan sensasi daripada nilai budaya, pendidikan, atau kreativitas. Namun, tidak semua joget TikTok buruk; ada juga yang digunakan untuk mengenalkan budaya daerah dan seni tari. 2. Dari Segi Psikologi Dapat menimbulkan kecanduan media sosial karena mengejar likes, views, dan komentar. Sebagian siswa bisa kehilangan fokus belajar karena terlalu banyak waktu digunakan untuk membuat atau menonton konten. Ada risiko menurunnya rasa percaya diri jika membandingkan diri dengan kreator lain yang lebih populer. 3. Dari Segi Sosial Muncul tekanan untuk ikut tren agar tidak dianggap ketinggalan oleh teman-teman. Interaksi langsung dengan keluarga atau teman bisa berkurang jika terlalu sering menggunakan media sosial. Di sisi lain, TikTok juga dapat menjadi sarana pertemanan dan kerja sama jika digunakan secara positi...

MATERI PAI KELAS 5 SD

Gambar
 “Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak-anak, bagaimana kabarnya hari ini? Sebelum belajar mari kita berdoa bersama. Hari ini kita akan belajar tentang salat berjamaah. Setelah pembelajaran ini, kalian diharapkan dapat memahami pengertian, manfaat, dan tata cara salat berjamaah dengan benar.” Klik disini yaaa untuk belajar sama sama

Masalah orientasi nilai

Gambar
Masalah Orientasi Nilai dalam Kehidupan dan Pendidikan Pendahuluan Orientasi nilai adalah cara seseorang memandang, memilih, dan menjadikan sesuatu sebagai pedoman hidup. Nilai dapat berupa nilai agama, moral, sosial, budaya, maupun nilai material. Dalam kehidupan modern saat ini, banyak terjadi pergeseran orientasi nilai, terutama di kalangan remaja dan masyarakat. Nilai yang dahulu dianggap penting seperti kejujuran, sopan santun, dan tanggung jawab mulai tergeser oleh orientasi pada popularitas, uang, dan kepentingan pribadi. Hal ini menjadi salah satu masalah besar dalam kehidupan sosial maupun pendidikan. Pengertian Orientasi Nilai Orientasi nilai adalah arah atau pandangan seseorang terhadap sesuatu yang dianggap penting dan berharga dalam hidupnya. Nilai tersebut memengaruhi sikap, perilaku, dan keputusan seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Jika seseorang memiliki orientasi nilai yang baik, maka tindakannya akan cenderung positif. Sebaliknya, jika orientasi nilainya salah, ma...

Akar permasalahan pendidikan di indonesia

Akar Permasalahan Pendidikan di Indonesia Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia suatu bangsa. Namun, hingga saat ini, sistem pendidikan di Indonesia masih menghadapi berbagai permasalahan mendasar yang menghambat tercapainya tujuan pendidikan nasional. Akar permasalahan ini bersifat kompleks dan saling berkaitan satu sama lain. 1. Ketimpangan Akses Pendidikan Salah satu masalah utama adalah belum meratanya akses pendidikan. Di daerah perkotaan, fasilitas pendidikan cenderung lebih lengkap dibandingkan dengan daerah terpencil. Banyak wilayah di Indonesia, terutama di pelosok, masih kekurangan sekolah, tenaga pengajar, serta sarana dan prasarana yang memadai. Hal ini menyebabkan kesenjangan kualitas pendidikan antar daerah. 2. Kualitas Guru yang Belum Merata Guru merupakan kunci utama dalam proses pembelajaran. Namun, kualitas guru di Indonesia masih belum merata. Beberapa guru belum mendapatkan pelatihan yang memadai, baik dalam hal kompetensi p...